Home blog Penyebab Dan Dampak Dari Harddisk Yang Terkena Bad Sector

Penyebab Dan Dampak Dari Harddisk Yang Terkena Bad Sector

18 min read
Comments Off on Penyebab Dan Dampak Dari Harddisk Yang Terkena Bad Sector
0
5,763

Sebelum saya menjelaskan mengenai ulasan ini, pastinya anda sudah tahu dong apa itu harddisk. Dimana teknologi sekarang ini sudah akrab dengan kehidupan kita yang sekarang. Selain itu, teknologi juga merupakan benda yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari beik itu dalam bentuk yang berbeda-beda. Seperti harddisk, sudah pasti ini tidak asing lagi kedengarannya. Disini saya akan mengenai harddisk. Harddisk ini merupakan media penyimpanan data pada komputer atau PC secara permanen.

Jika listrik mati, anda gak usah khawatir karena data anda tidak akan hilang. Namun, yang ingin saya bahas adalah penyebab dan dampak dari harddisk terkena bad sector. Untuk itu, simak terus ulasan berikut ini.

Pengenalan Mengenai Apa Itu Harddisk

Harddisk merupakan salah satu perangkat keras komputer yang menyediakan ruang penyimpanan dan digunakan untuk menyimpan atau membaca data pada komputer. Hardisk bersifat menyimpan data secara paten walaupun komputer atau laptop anda matikan data–data yang ada dalam hardisk akan tetapi, ada pengecualian saat anda menghapusnya secara manual atau hardisk terkena virus. Dengan kata lain, harddisk memiliki peran sebagai media penyimpanan yang bersifat permanen (data-data tidak akan hilang atau terhapus).

Hard disk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head untuk membaca data. piringan ini digunakan sebagai penyimpanan data, sedangkan bagian mekanisnya bekerja untuk memutar piringan tersebut. Yang menjadi kompetitor utama pada perangkat harddisk saat ini ialah perangkat penyimpanan yang disebut Solid-state drives (SSD). Dimana SSD ini menawarkan kecepatan penyimpanan atau membaca data yang lebih cepat, dengan penggunaan daya yang lebih sedikit dan masih banyak lagi kelebihannya.

Kapasitas daya tampung daripada harddisk itu sendiri juga terbilang cukup besar. Dimana kalkulasi yang dipakai adalah dalam ukuran Byte (B). Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras (hardware) untuk mendukung komputer atau laptop dalam menyediakan ruang untuk menyimpan data atau output dari berbagai proses data di komputer. Harddisk itu sendiri digunakan sebagai tempat penyimpanan utama, jadi semua data baik itu berupa sistem operasi, aplikasi dan data lainnya akan disimpan di harddisk.

Selain itu Harddisk berfungsi untuk menyimpan atau membaca data pada komputer. Data yang disimpan tersebut seperti sistem operasi anda (windows, linux), software (browser, office dll) serta data pribadi anda (dokumen, foto, lagu dll). Lain halnya dengan RAM, yang fungsinya hanya untuk menyimpan data secara sementara. Makanya masih banyak orang yang belum bisa membedakan antara RAM dan Harddisk.

Harddisk juga memiliki komponen-kompone yaitu: ruang kecil yang terdiri atas direktori, folder, subdirektori, serta subfolder, yang digunakan untuk peletakan data dan informasi dari ruang utama harddisk. Biasanya semakin besar ukuran kapasitas dari sebuah harddisk maka semakin rendah kecepatan RPM-nya (rotate per minute). RPM disini mengacu pada kecepatan putar dalam jangka waktu satu menit yang dilakukan oleh salah satu komponen harddisk yang disebut platter.

Bad Sector Harddisk Itu Apa Sih?

Bad sector merupakan suatu masalah yang terjadi pada hardisk, masalah tersebut membuat harddisk menjadi lambat dalam memproses suatu data yang dapat membuat harddisk itu sendiri tidak terbaca. Harddisk yang mengalami atau memiliki bad sector adalah ketika salah satu cluster pada hard disk terbaca rusak. Sector tersebut tidak memberi respon ketika dibaca oleh head-nya hard disk.

Kesalahan biasanya ditandai sebagai “CRC” atau ‘Cyclic Redundancy Error’. Selain itu, beberapa file data anda akan hilang, tidak dapat di baca atau rusak dan tidak dapat mengakses file dan folder tertentu. Kalau ini terjadi, berarti itu merupakan penyebab masalah bad sector. Gangguan ini akan menyebabkan OS tidak bisa berjalan dengan optimal, proses pengerjaan apapun berjalan lambat bahkan OS tidak bisa tampil karena melakukan restart terus-menerus.

Hal ini sering terjadi karena beberapa hal, misalnya putusnya koneksi saat adanya proses transfer data atau disebabkan oleh benturan yang menyebabkan kerusakan secara permanen. Solusi untuk masalah Bad Sector yaitu, jika hardisk masih bekerja dengan baik, segera backup data penting untuk menghindari hilangnya data lebih lanjut. Namun, kalau sistem merespon kemacetan terhadap data saat mengcopy data penting, itu berarti data yang tersimpan pada lokasi bad sector tersebut akan susah dikembalikan.

Ciri-Ciri Harddisk Yang Terkena Bad Sector

Ada beberapa tanda-tanda jika harddisk pada komputer terkena bad sector, yaitu sebagi berikut:

  • Komputer atau laptop tiba-tiba “hang” atau not responsing ketika menjalankan aplikasi-aplikasi komputer dan kejadian ini sering.
  • Jika diamati dari suaranya, harddisk berputar dengan suara yang tidak wajar. Namun hal ini kecil kemungkinannya, kecuali jika harddisk memang ada cacat yang besar dikomponen hardware nya.
  • Hardisk terbaca dengan baik di bios namun pada saat komputer dinyalakan, komputer selalu restart.
  • Kinerja komputer semakin lambat atau “lemot”. Misalnya saat membuka folder-folder dalam drive komputer.
  • Ada file-file yang hilang bahkan partisi yang hilang. Ini jika sudah kronis stadium 4.
  • Saat booting tidak mau masuk ke sistem operasi bahkan dilayar tidak muncul apa-apa alias hanya layar hitam pekat saja.

Penyebab Mengapa Harddisk Terkena Bad Sector

Bad sector bisa disebabkan oleh pemeriksaan Parity yang buruk saat menyalin bit pada disk. Pada harddisk modern data akan disimpan secara transparan dan akan menyimpan Parity bit bersama-sama dengan data. Atau bisa saja harddisk tersebut sudah cacat dari ketika diproduksi di pabriknya. Karena pembuatan harddisk terbarupun bahkan sudah tidak sempurna. Hal ini bisa menyebabkan sistem operasi gagal beroperasi, kehilangan data-data penting dan kegiatan game atau multimedia terhenti karena harddisk yang bad sector.

Berikut adalah faktor utama penyebab harddisk terkena bad sector :

  • Kerusakan secara fisik

Kerusakan ini, biasanya bisa terjadi karena adanya benturan yang cukup keras tepat di bagian harddisk. Tapi, masalah seperti ini memang jarang sekali terjadi. Hardisk akan mengalami kerusakan/bad ketika terjadi benturan fisik dengan benda keras lainnya. Seperti benturan karna jatuh, getaran atau hentakan keras.

Kerusakan secara fisik ini relative lebih sulit untuk diperbaiki apalagi jika hardisk sudah benar–benar mati. Baiknya mematikan komputer/laptop dengan mengklik tombol shutdown dari sistem operasi anda. Jangan sekali-kali langsung cabut kabel power atau langsung menekan tombol power on-off pada saat komputer/laptop sedang beroperasi.

Walaupun demikian beberapa kasus kerusakan harddisk secara fisik ada yang berhasil diatasi (bukan diperbaiki) dengan menggunakan teknik tertentu yang akan saya jelaskan pada bagian selanjutnya. Teknik ini bisa digunakan dengan catatan hardisk masih terdeteksi namun tidak bisa diakses (baca/tulis) secara cepat karena block/sector di hardisk mengalami keruskan.

  • Kerusakan secara software

Kerusakan secara software dapat diakibatkan karena terlalu sering melakukan instal ulang (OS). Selain itu, kadang prosedur mematikan kompter yang tidak benar atau terlalu sering install/uninstal Aplikasi. Namun jangan salah, kerusakan sofware ini lebih sedikit bermasalah di bandingkan dengan kerusakan secara fisik apalagi soal sistem operasi, kerusakan secara sofware masih bisa membaca hardisk dengan baik walapun sedikit lambat.

Kerusakan secara software ini, masih mungkin untuk bisa di perbaiki dengan menggunakan beberapa software recovery harddisk. Dimana software tersebut akan menghapus atau menghilangkan bagian yang terkena bad sector.

Penyebab lain terjadinya bad sector, antar lain

  1. Jarangnya maintenance komputer/laptop. Sekali-kali lakukanlah maintenance pada komputer/laptop anda seperti defrag harddisk.
  2. Seringnya komputer mati tiba-tiba saat beroperasi, cobalah untuk menggunakan UPS.
  3. Penggunaan komputer atau laptop yang terlalu lama juga akan dapat memaksa hardisk untuk bekerja lebih banyak dari biasanya sehingga akan lebih cepat mengalami kerusakan atau bad sector.
  4. Melemahnya magnetik dari piringan harddisk dan kesalahan mekanis. Kemungkinan, daerah magnetik disk kehilangan magnet dan karenanya
  5. ketidakmampuan untuk menyimpan data.
  6. Akibat dari susunan file pada harddisk tidak teratur, sehingga head tidak teratur dalam membaca urutan file yang dibutuhkan sebuah aplikasi, yang lama-kelamaan head dapat menggesek plater dari harddisk dan mengakibatkan bad sector pada harddisk.
  7. Tidak pernah mendefrag PC atau Laptop anda, walaupun hal tersebut kemungkinannya tidak terlalu besar setidaknya seminggu sekali lakukan hal tersebut.
  8. Tertarik medan elektromagnetik. Jika anda tidak menggunakan case pada komputer anda hindari penaruhan harddisk dari area yang mengandung magnet, seperti speaker, ponsel, dll.

Bad sector juga bisa disebabkan oleh pemeriksaan Parity yang buruk saat menyalin bit pada disk. Pada harddisk modern data akan disimpan secara transparan dan akan menyimpan Parity bit bersama-sama dengan data.

Dampak Yang Ditimbulkan Hardisk Jika Terkena Bad Sector

Dampak dari bad sector sendiri bisa langsung anda ketahui ketika menyalakan PC atau Laptop. Di saat anda ingin memasuki menu desktop terasa sangat lambat sekali dalam proses bootingnya. Jika sudah memasuki desktop pun akan terasa berat jika kita membuka suatu apliksi, walaupun aplikasi tersebut sangat ringan. Dampak yang paling bahaya yaitu tidak terdeteksinya hardisk yang membuat anda hanya bisa masuk ke dalam menu utama, selain itu tampilan hanya ada blue screen saja.

Jika anda memasuki desktop, kemudian membuka aplikasi maka harddisk tidak akan terdeteksi dan akan kembali masuk ke dalam menu utama lagi.

hdd regenerator adalah tool dari hiren’s 10.0 yang memungkinkan untuk memperbaiki bad sector pada hard disk drive yang rusak tanpa kehilangan data yang ada. mendukung berbagai jenis hard drive dan dapat digunakan dengan sistem file termasuk FAT, NTFS, EXT3, HFS dll. Bad sector sendiri dibagi dalam dua bagian, yaitu bad sector secara fisik dan bad sector secara software. Bad sector fisik bisa terjadi karena HardDisk terjatuh, terkena debu, kepanasan, dan lain-lain.

Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah hardisk bad sector :

  • Pastikan suhu komputer sobat tetap dingin dan bersihkan dari debu-debu yang menempel
  • Matikan komputer dengan proses yang benar. Tidak di anjurkan mematikan komputer dengan paksa.
  • Gunakan PSU berkualitas untuk menjaga arus-arus yang tidak diinginkan dari PLN
  • Hindari goncangan-goncangan pada komputer ataupun laptop untuk mencegah head crash
  • Gunakan antivirus yang selalu update untuk melindungi komputer dari serangan malware
  • Gunakan software disk defragmenter untuk mencegah terjadinya bad sector

Sebelum melakukan proses scaning untuk melihat bagian mana yang terkena bad sector menggunakan “Victoria” ada baiknya Anda melakukan format terlebih dahulu hardisk atau mungkin lebih tepatnya menonaktifkan partisi hardisk sehingga tidak perlu dibaca dan ditampilkan di drive mini windows dengan begitu Anda bisa lebih leluasa bergerak dan ini juga bisa mempercepat proses scaning hardisk nantinya .

Harddisk merupakan sebuah perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan file-file sistem operasi maupun file-file data pribadi. Namun, jika harddisk terkena bad sector sesuatu yang tersimpan dalam harddisk tersebut akan mengalami gangguan yang menyebabkan OS tidak bisa berjalan dengan optimal, proses pengerjaan apapun berjalan lambat bahkan OS tidak bisa tampil karena melakukan restart terus-menerus.

Selain itu, bad sector juga dapat menyabakan masalah yang sangat parah yaitu, tidak dapat mengakses file dan folder tertentu. Seperti yang sudah di jelaskan dalam ulasan di atas. Dan dampak yang di timbulkan sangat berpengaruh terhadap menu proses bootingnya saat menyalakan laptop atau PC. Kadang harddisk yang terkena bad sector dengan mematikan paksa PC atau Laptop anda tanpa melakukan shutdown terlebih dahulu. Semoga artikel ini menambah wawasan anda.

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In blog
Comments are closed.

Check Also

Penjelasan Mengenai Oracle, Salah Satu Database Paling Banyak Digunakan Di Dunia

Penggunaan database di era modern seperti sekarang ini sudah banyak sekali digunakan sebag…