Home blog Laptop Mulai Lemot? Kenali Dulu Penyebabnya

Laptop Mulai Lemot? Kenali Dulu Penyebabnya

16 min read
Comments Off on Laptop Mulai Lemot? Kenali Dulu Penyebabnya
0
1,043

Menggunakan laptop dalam kehidupan sehari-hari bukanlah hal yang mengherankan lagi. Para pekerja kantoran dan bahkan ada sekolah yang belajar hanya dengan menggunakan laptop. Seiring dengan kebutuhan pengguna komputer, banyak orang meninggalkan PC dan mulai beralih ke laptop. Dengan alasannya karena laptop cenderung tergolong lebih praktis.

Jangan pikir dengan menggunakan laptop, kamu akan lancar-lancar saja menyelesaikan tugas. Nah terkadang laptop akan melambat atau pun bermasalah seiring berjalannya waktu padahal tugas sudah menumpuk. Lalu apa yang menyebabkan laptop semakin lama semakin melambat? Yuk, langsung aja simak artikel di bawah ini.

Apa Yang Menyebabkan Laptop Melambat?

Laptop merupakan salah satu alat elektronik yang bisa membantu kamu menyelesaikan segala macam pekerjaan, baik itu pekerjaan kantor, kuliah maupun sekolah. Sangat disayangkan dan sangat menyusahkan bila laptop yang selalu kita andalkan menjadi lambat kinerjanya.

Hampir semua orang akan merasa kesal jika laptop yang mereka gunakan lambat alias lemot. Terlebih lagi ketika kita sedang mengerjakan sesuatu, misalkan tugas kantor atau sekolah. Lebih parahnya lagi jika tugas tersebut harus diselesaikan dalam waktu dekat, mungkin ini akan menjadi masalah karena laptop yang kita andalkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut malah lemot.

Tentunya kamu tidak ingin merasakan kinerja dari laptop yang kita gunakan menjadi lambat, selain mengganggu kenyamanan juga dapat menggangu kinerja kita. Untuk mengatasi laptop lemot tersebut, maka kamu terlebih dahulu harus mengetahui penyebabnya dan setelah itu baru mencari solusi untuk mengatasinya. Berikut adalah beberapa penyebab kenapa laptop menjadi lambat alias lemot:

  • Install Aplikasi

Hal pertama yang menjadi penyebab lambatnya kinerja laptop adalah “Terlalu banyak meng-install aplikasi”. Perlu kamu ketahui bahwa ada beberapa aplikasi yang tidak kita sadari berjalan di belakang layar saat kita menjalankan laptop, padahal aplikasi tersebut tidak dipakai.

Cara untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya kalian uninstall aplikasi yang sekiranya tidak kalian pakai atau yang tidak penting segera di uninstall. Terutama program – program berukuran besar, misalnya yang sudah habis masa trial dan tidak dapat digunakan lagi.

  • Virus

Hal yang keduanya adalah virus. Ya ini merupakan masalah yang sudah sangat umum terjadi. Laptop atau komputer kinerjanya menurun bahkan sangat lemot, bisa saja memang sudah terinfeksi virus. Yang namanya virus, kerjaannya pasti merusak. Lebih menjengkelkannya lagi virus ini bisa menggandakan diri (mutasi) dan menjadi penyebab utama kinerja laptop menjadi lambat.

Virus laptop atau komputer akan merusak file system, sehingga windows bekerja tidak semestinya. Bahkan parahnya lagi, windows laptop bisa terjadi error sehingga tidak bisa digunakan atau dioperasikan. Selain merusak data-data penting kamu, virus ini juga dapat merusak file-file system yang menyebabkan laptop menjadi hang.

  • Kapasitas RAM Tidak Mencukupi

RAM (Random Acces Memory) berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara data/instruksi dari processor. Jika memori RAM kurang, maka data/instruksi dari processor tidak dapat disimpan dengan benar karena ruang memori yag terbatas. Jika kapasitas RAM kecil, sebaiknya upgrade RAM tersebut. Jangan menjalankan terlalu banyak program secara bersamaan, versi program yang diinstall pun pilih yang sesuai dengan spesifikasi laptop.

  • Banyaknya Program Yang Dijalankan (Multitasking)

Seperti yang sudah disebutkandi atas tadi, yang menyebabkan laptop menjadi lemot adalah berjalanya banyak program dalam satu waktu. Hal ini menyebabkan kerja komponen utama laptop, seperti processor dan RAM menjadi berat.

Sebaiknya kalian jangan memaksakan laptop bekerja untuk menjalankan aplikasi secara bersamaan, karena akan menyebabkan lambatnya kinerja laptop dan akan sering mengalami “Not Responding” ketika ingin menjalankan aktivitas lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya jangan terlalu memaksakan, jalankan aplikasi secara berurutan atau satu–satu yang kalian rasa lebih penting.

  • Program Startup dan Service Terlalu Banyak

Ketika menyalakan laptop, akan ada sejumlah layanan/service serta program yang langsung berjalan secara otomatis saat startup (program startup). Semakin banyaknya program yang berjalan pada startup, semakin berat juga proses multitasking yang dijalankan laptop kamu.

  • Kerusakan Pada Komponen Komputer

Komputer kamu bisa melambat kinerjanya jika terjadi kerusakan pada komponen komputer, contohnya pada hardisk. Hardisk adalah komponen yang paling peka, contohnya adalah hardisk bad sector. Komputer kamu akan berjalan sangat lambat sekali jika terjadi kerusakan seperti ini dan solusinya adalah mengganti dengan hardisk baru.

  • Appearance and Personalitazion

Desktop background yang berupa animasi atau gambar/foto yang berganti setiap beberapa menit apalagi beberapa detik sekali akan menyebabkan beban kerja laptop bertambah, akibatnya kinerja laptop menjadi lebih lambat. Jika kamu menggunakan desktop background berupa animasi, sebaiknya ganti menjadi gambar/foto saja dan jangan lupa atur pula durasi pergantian foto. Minimal beberapa jam sekali atau sehari sekali lebih baik.

  • Junk Files (Sampah)

File yang kamu hapus dari drive pada hardisk biasanya akan tersimpan di recycle bin, kecuali file tersebut berukuran cukup besar atau kamu menghapusnya secara permanent (shift + deleted). Nah file yang menumpuk di recycle bin tersebut lama kelamaan akan memenuhi ruang pada hardisk jika kamu tidak pernah menghapusnya. Temporary file juga lama kelamaan akan memenuhi ruang memori kamu jika tidak dibersihkan secara berkala.

  • System Windows Rusak

Windows yang memang sudah rusak parah, maka diharuskan melakukan install ulang. Windows yang lambat sudah banyak file terhapus atau memang sudah corrupt. Hal yang perlu dilakukan install ulang windows agar kembali fresh.

  • Kapasitas Harddisk Penuh

Penyebab selanjutnya adalah kapasitas harddisk penuh. Hardisk yang penuh akan menyebabkan aliran data menjadi lambat, sehingga kinerja laptop menjadi lambat. Jika kapasitas hardisk kamu sudah nyaris memenuhi limit, sebaiknya pindahkan data-data kamu segera ke tempat penyimpanan lain agar tetap tersedia ruang memori yang kosong. Membiarkan harddisk yang terlalu penuh bukan hanya membuat laptop menjadi lambat, namun juga berpotensi merusak hardisk.

  • Overheat

Tahukah kamu jika laptop yang terlalu lama digunakan bisa overheat? Laptop yang mengalami overheat akan mempengaruhi kinerja seluruh komponen laptop. Jika terlalu panas, laptop akan menjadi lambat, hang atau bahkan mati secara tiba-tiba.

Overheat juga berpotensi membuat komponen hardware komputer mengalami kerusakan. Usahakan hardware bersih dari debu atau kotoran lain yang bisa menghambat sirkulasi udara khususnya di bagian kipas. Hardware yang mengalami panas berlebih akan menurun kinerjanya.

  • Banyaknya Meng-install Antivirus

Salah besar kalau kamu berpikir semakin banyak antivirus yang dimiliki maka membuat laptop semakin kebal sama virus. Justru sebaliknya, karena terlalu banyak kamu meng-install antivirus alhasil laptop jadi super lemot.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Mungkin para mahasiswa ataupun pekerja yang menjadikan laptop sebagai sarana untuk menhgerjakan tugas pasti akan sangat membenci situasi dimana laptop mereka yang lelet. Namun jika kalian mengalami masalah seperti ini ada baiknya jika kalian mengetahui beberapa cara agar laptop kalian tidak lambat lagi seperti siput. Berikut ini adalah beberapa cara agar laptop tidak lemot lagi:

  • Uninstall Aplikasi Tak Terpakai

Salah satu hal yang menyebabkan sebuah laptop berumur dibawah 3 tahun menjadi lemot adalah karena terlalu banyak aplikasi yang terinstal, sehingga Drive C pada laptop menjadi penuh dan membuat sistem terlalu lama dalam membaca hard disk. Cara paling ampuh adalah melakukan tindakan uninstall terhadap aplikasi yang tidak perlu atau yang jarang di gunakan.

  • Melakukan Upgrade RAM

Umumnya saat membeli laptop, masih banyak yang dibekali dengan RAM 4GB atau bahkan 2GB. Sementara kalau melihat kebutuhan software-software saat ini, kamu butuh RAM sebesar 8GB. Untuk itu cara mengatasi laptop lemot berikutnya adalah dengan melakukan upgrade RAM minimal ke 8GB.

  • Membersihkan File Yang Tidak Terpakai (temporary files)

File sementara atau temporary file biasanya tersimpan pada harddisk. File-file ini terbentuk saat kamu bekerja menggunakan komputer. Kamu dapat menghapusnya dengan ‘Disk Cleanup’. Tool yang satu ini dapat membersihkan ratusan megabyte file sementara pada laptop kamu.

  • Bersihkan Junk File

Banyak sekali program tambahan yang dapat membantu kita untuk mengatasi masalah ini, salah satu yang banyak direkomendasikan adalah Ccleaner, yang dapat membantu kamu membersihkan file – file yang tidak pelu seperti temporary files ataupun cookies, pembersihannya pun dirasa cukup maksimal dan hasilnya bisa dibilang memuaskan.

  • Bersihkan Desktop

Banyaknya aplikasi yang diletakkan di desktop juga merupakan salah satu faktor penyebab laptop menjadi lemot. Apabila memiliki laptop dengan kapasitas memori yang besar maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi terkadang jika terlalu banyak aplikasi yang ada pada desktop dapat menyebabkan laptop terlalu lama dalam merespon apa saja yang user kerjakan.

  • Menambah Kapasitas RAM

Cara ampuh selanjutnya untuk mengobati penyakit lemot pada laptop adalah melakukan penambahan kapasitas RAM. Kapasitas RAM komputer yang lebih besar, berarti akan memperbaiki proses reading oleh processor. Hal ini akan membantu meringankan kerja laptop, sehingga dapat mengurangi gejala lemot pada laptop. Namun perlu diperhatikan secara khusus, spesifikasi dan juga kapasitas maksimum RAM yang bisa diaplikasikan pada laptop.

  • Bersihkan Bagian Dalam Laptop

Debu yang banyak menumpuk pada bagian dalam laptop juga dapat mempengaruhi kinerja dari laptop teresebut, karena banyaknya debu menyebabkan sirkulasi udara di dalam laptop mejadi buruk dan dampaknya adalah panas yang dihasilkan laptop tidak dapat dialirkan keluar dengan baik. Bagian–bagian yang perlu dibersihkan seperti fan dan juga tempat sirkulasi udara, serta dapat menambahkan thermal paste pada bagian processornya.

  • Install Ulang

Jika kamu menginstall sistem operasi dari awal, maka laptop kamu dijamin akan kembali fresh seperti semula atau seperti baru lagi.

  • Update Antivirus Secara Berkala

Update antivirus bisa menjadi opsi yang sangat disarankan untuk digunakan guna mendapatkan hasil yang baik dari performa laptop yang digunakan. Karena bukan tidak mungkin virus bercokol disistem bisa memperlambat kinerja sistem karena operasi read write yang dilakukan secara background membuat usernya tidak mengetahuinya.

Ya itulah penyebab dan cara mengatasi ketika laptop yang kamu miliki mulai lambat atau lemot. Semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan informasi yang kamu butuhkan. Sekian dan sampai jumpa lagi…

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In blog
Comments are closed.

Check Also

Penjelasan Mengenai Oracle, Salah Satu Database Paling Banyak Digunakan Di Dunia

Penggunaan database di era modern seperti sekarang ini sudah banyak sekali digunakan sebag…